14/11/11
Kapal Karam Yang Tak Pernah Tenggelam
Jika aku tua nanti, apa aku akan tetap mengingat hari ini? apa aku akan tetap mengingat setiap detik dari dua tahun lalu? mungkin tidak, ingatanku akan melemah dan tak lama kemudian aku akan melupakan setiap nama yang terdaftar di benakku.
Jika aku tua nanti, ketika kakiku tak patah namun tak mampu lagi berlari dan tak ada harapan untuk pulih, akankah aku duduk dan menyesali hari ini? akankah aku tetap menyesali hari-hari yang kugunakan untuk menyesali hari sebelumnya? mungkin iya, karena setiap detik termanis yang tak dapat diulang adalah diabetes yang menunggu detik penghabisan untuk meledakkan penyesalan.
Jika aku tua nanti? masihkah aku akan tersesat mencari arah untuk kembali ke jalan raya kebenaran? atau semua akan menjadi mudah seperti melewati jalan yang kita berdua hafal setiap jengkalnya?
kompasku hilang dan aku tak ingin pengganti.
Jika aku tua nanti aku ingin tetap berlayar, tanpa kompas, tak peduli arah mata dan ujung hidung angin.
jika aku tinggal sejengkal dari liang kuburku, biarkan aku berlayar jauh dari penyesalan yang kutanam di daratan, jauh dari semua perkataan orang yang tak satupun tentang aku.
Jika aku mati, biarkan aku karam di satu sisi laut dimana tak ada gravitasi yang menelanku.
22/09/11
Hujan Lagi (3)
Aku berjalan dalam hujan
setiap tetesnya begitu menyakitkan
inikah luka peradaban?
ku hanya bisa terus berjalan
semua bukan mimpi
bukan pula ilusi
namun realita tak seperti ini
kebenaran di malam hari
dan kita sepakat dengan kata "terserah"
dengan semua hembusan yang mendesah
bagimu senyum hanya untuk seperempat
sisanya tak kau berikan tempat
tapi semua terhanyut sepi
bagai puisi tanpa pembaca dan pendengar
bagai bintang tanpa astronom maupun pelaut
hanya sepi...
04/09/11
Demi Masa!!!
Demi masa, Tuhan-ku bersumpah, bahwa kita semua dalam kerugian.
Demi waktu, Dia bersumpah, sesungguhnya kita dalam kehilangan.
Tiap detik adalah kehilangan, tiap detik adalah penuaan usia yang juga membuat raga makin lemah, tiap detik adalah jalan mendekat menuju ketidakpuasaan terhadap harta benda yang dimiliki,
tiap detik adalah jagat raya yang meluas namun kesempatan manusia kian menyempit,
tiap detik adalah jalan mulus menuju liang lahat.
dan Tuhan-ku bersumpah untuk mahluk-Nya yang merugi, yang sungguh bukan merupakan kerugiaan bagi-Nya.
dan Tuhan-ku hanya mengingatkan manusia, agar manusia tidak merugi.
01/09/11
Ada Apa Dengan Wanita Sombong?
Orang-orang mencari kata-kata bijak untuk wanita sombong,
mereka ingin memberi pelajaran pada dia yang hatinya di atas awan,
mereka ingin menaruhnya di lumbung padi dan membakarnya.
Ada apa dengan wanita sombong?
apakah dia merupakan bagian terhina di antara kalian?
lalu kalian bangga dengan ketidak sombongan kalian?
dan kalian merasa bangga dengan kerendahan hati kalian?
lalu kalian berkata "setidaknya aku tidak sombong"
orang-orang mencari kata-kata bijak untuk wanita sombong,
namun aku tak cukup rendah hati untuk memberikannya,
aku hanya anak gembala yang mencoba mencari pahala.
Setelah Suci
Kita tak berjalan di bumi abadi
kita tak berjalan dengan kaki yang suci
kami hanya gembala di bukit pagi hari
mencari perempatan untuk bertemu lagi
Kita akan berjuang menuju insaf
berebut untuk menjadi terdepan dalam saf
kemudian saling meminta maaf
kemudian kembali kilaf
Langganan:
Komentar (Atom)