kegani janjimu
janji Ma'pura laloe
sara'na atikku
janjimu taroe
kegani Janjimu
janji ma'pura laloe
mupuada rioloku
sunge'pa passarangngi
Mutanengengnga bunga
mualai belo-belo
riengkamu tudang botting
sibawa laingnge
Mammuare dewatae
Patiroangnga sellenna
Padai rapanna
tau ma' boko'e
Mammuare dewatae
Patiroangnga sellenna
Padai rapanna
tau ma' boko'e
kegani Janjimu
janji ma'pura laloe
mupuada rioloku
sunge'pa passarangngi
Mutanengengnga bunga
mualai belo-belo
riengkamu tudang botting
sibawa laingnge
16/02/10
05/02/10
Rahasia Rambut Billa (Bagian Pertama)
Adalah seorang wanita, bernama Billa, wanita yang berbau surga, meski jauh dari sempurna.
Rambutnya adalah sebuah rahasia. Tak seorangpun melihatnya. bahkan sehelai.
Seorang ilmuan meneliti seumur hidupnya dan menemukan teori yang mengatakan bahwa rambutnya panjang, tanpa penjelasan ilmiah maupun definisi panjang tersebut.
penasaran adalah buah yang tumbuh dari phon yan disiramnya dengan langkah dan helai-helai rambutnya yang tak nampak.
Bertanya-tanyalah seriap pria pada siapa saja yang ditemuinya, tak juga didapatinya jawaban yang membuat bahagia.
Maka aku berikrar di depan layar kaca, akan dapatkan pengetahuan yang sebenarnya mengenai fakta panjang-pendek rambutnya.
Rambutnya adalah sebuah rahasia. Tak seorangpun melihatnya. bahkan sehelai.
Seorang ilmuan meneliti seumur hidupnya dan menemukan teori yang mengatakan bahwa rambutnya panjang, tanpa penjelasan ilmiah maupun definisi panjang tersebut.
penasaran adalah buah yang tumbuh dari phon yan disiramnya dengan langkah dan helai-helai rambutnya yang tak nampak.
Bertanya-tanyalah seriap pria pada siapa saja yang ditemuinya, tak juga didapatinya jawaban yang membuat bahagia.
Maka aku berikrar di depan layar kaca, akan dapatkan pengetahuan yang sebenarnya mengenai fakta panjang-pendek rambutnya.
Selamat Malam Untuk Anggie
Anggie, seribu malam tak bersapa, ku ingin tanya apa kabarnya.
Apa kini kau bahagia? telahkah kau temukan yang sempurna?
Anggie, jutaan menit tak bertemu, izinkan aku menghubungimu.
Apa kini kau telah mau, menerima permintaan maafku?
Anggie, ku tak punya maksud jahat, sambutlah aku dengan hangat.
dengarkan apa kata sahabat, kau memang sangat hebat.
Kini berjalan aku dengan malu, di tengah lapangan dimana tak seorangpun mengenalku, ku sapa dia, dia acuhkan aku, dan kusapa lagi, dia acuhkan lagi.
hanya satu kalimat, dan untuk semua, untuk Anggie dan sahabatnya, "selamat malam"
Apa kini kau bahagia? telahkah kau temukan yang sempurna?
Anggie, jutaan menit tak bertemu, izinkan aku menghubungimu.
Apa kini kau telah mau, menerima permintaan maafku?
Anggie, ku tak punya maksud jahat, sambutlah aku dengan hangat.
dengarkan apa kata sahabat, kau memang sangat hebat.
Kini berjalan aku dengan malu, di tengah lapangan dimana tak seorangpun mengenalku, ku sapa dia, dia acuhkan aku, dan kusapa lagi, dia acuhkan lagi.
hanya satu kalimat, dan untuk semua, untuk Anggie dan sahabatnya, "selamat malam"
Untuk Buaya
Buaya, yang datang dari kolong-kolong
Kini kau lewati lorong-lorong
Berenang di gorong-gorong
mengganggu pengendara kereta dorong
Buaya, berjalan dengan indahnya
menggoyang-goyang lidahnya
mendendangkan lagu khas daerahnya
mengisi penuh hidup dengan gairahnya
Buaya, kini naik sepeda
sepeda roda dua
apa bisa menjalani semua
lalulintas sangat berbahaya
Buaya, suka sama anak tetangga
meski masih balita
namun lezat katanya
memang dasar buaya...
Kini kau lewati lorong-lorong
Berenang di gorong-gorong
mengganggu pengendara kereta dorong
Buaya, berjalan dengan indahnya
menggoyang-goyang lidahnya
mendendangkan lagu khas daerahnya
mengisi penuh hidup dengan gairahnya
Buaya, kini naik sepeda
sepeda roda dua
apa bisa menjalani semua
lalulintas sangat berbahaya
Buaya, suka sama anak tetangga
meski masih balita
namun lezat katanya
memang dasar buaya...
Tobat
Aku telinga yang haus akan nada
ingin kudengar semua lagu di dunia
Aku adalah petikan dawai tak bersuara
mengalunkan getar-getar ke jiwa
Aku adalah raga yang terlena
terbuai oleh indahnya yang fana
seumur hidupku menjauhkanku dari surga
mendekatkanku dengan neraka
Tak akan sanggup segenap hatiku
Tak akan cukup seumur hidupku
tetap ku bulatkan tekatu
ku akan abdikan sisa nafasku,
mengabdi di jalan-Mu.
ingin kudengar semua lagu di dunia
Aku adalah petikan dawai tak bersuara
mengalunkan getar-getar ke jiwa
Aku adalah raga yang terlena
terbuai oleh indahnya yang fana
seumur hidupku menjauhkanku dari surga
mendekatkanku dengan neraka
Tak akan sanggup segenap hatiku
Tak akan cukup seumur hidupku
tetap ku bulatkan tekatu
ku akan abdikan sisa nafasku,
mengabdi di jalan-Mu.
Langganan:
Komentar (Atom)