05/02/10

Yen ing tawang

yen ing tawang ono lintang cah ayu
aku ngenteni tekamu
marang mego ing angkasa nimas
sun takokke pawartamu
janji-janji aku eling cah ayu
semedhot rasaning ati
lintang-lintang ngiwi-iwi nimas
tresnaku sundul riyadi
dek semono janjimu disekseni
mego kartiko kaire roso tresno asih
yen ing tawang ono lintang cah manis
rungokno tagising ati
pinerung swara ning ratri nimas
ngeteni mbulan ndadari i

09/10/09

Penjahat Kecil dan Anak Anjing

Di tepi jurang
semua hendak berbuat curang
tak peduli pada teman sejuang
demi mencapai seberang

Membunuh rumput
menyiksa semut
melunturkan lumut
demi kepuasan perut

Anak anjing menggigit penjahat kecil
tapi si kecil terlalu bodoh untuk sadar
anak anjing lari ke desa terpencil
dan penjahat berjaya beserta semua kadar

Mungkin Teman

Mereka punya sejuta
tak peduli siapa
tak peduli dimana
mereka pikir mereka tahu artinya

itu adalah bersama
menangis atau tertawa
mencuri atau berdusta
berjalan menjauhi surga

Maka aku dicela
aku dihina
aku dianiyaya
karena aku punya arti yang berbeda

kini hanya berjalan lurus
sekencang busur yang terhembus
menuju akhir yang bagus
untuk seluruh gugus

04/10/09

Ku Cintai Negeri Gempa

Tanahmu subur bagai tanah surga
Sungaimu bening mengalir dari nirwana
Lautmu dalam dan menenggelamkan jiwa
Di negerimu, apa yang tak ada?

Tarimu lembut mendayu-dayu
Lagumu mengalun merdu
Didengarkan anak dari sang ibu
Tak terbayankan yang lebih darimu

Ku hanya kotori tempat ini
dan keluhkan yang terjadi
hingga saatnya gempa bumi
ribuan jiwa mati

28/09/09

Bukan Karena Kau Miskin, Namun Karena Kau Lacur

Kau berjalan dengan kaki kecilmu,
lelah jelas terlihat dari wajah tak cantikmu,
keringat bercucuran, keluar dari pori-pori kulit sawo sangat matangmu.

dan kau berada di ujung paling ujung
dari sebuah desa yang berada di ujung negeri paling ujung
dan gubuk lusuhmu berada di kompleks paling ujung
tepat di dekat pertigaan, tepatnya rumah paling ujung

kau di pinggiran,
kau mungkin miskin semiskin-miskinnya hingga tak bisa mengakses dunia maya
kau mungkin miskin sehingga bisa membaca tulisan ini
kau memang miskin, sangat miskin

maka kau berjalan di jalanan panas penuh debu,
dengan perut yang tak kenyang dengan mie pangsit
dengan dosa yang kau buat selama kau merasa semakin baik

dan kau jual dirimu,
kau gadaikan jiwamu,
kau diskon harga dirimu,
hingga semua habis terjual dan kau bukan apa-apa.

kami membencimu bukan karena kau miskin,
namun karena kau lacur